Berita

KOORDINASI KEMITRAAN PMP LPMP SULSEL KLASTER 2 KABUPATEN BARRU

Sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar nasional Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah oleh satuan pendidikan di Indonesia berjalan sesuai dengan standar nasional pendidikan.

Dalam implementasinya, sistem penjaminan mutu pendidikan belum berjalan dengan efesien dan efektif, pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan sistem penjaminan mutu pendidikan belum maksimal sehingga ketercapaian tujuan peningkatan mutu pendidikan menjadi lamban. Oleh karena itu LPMP Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Koordinasi Kemitraan Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) Klaster Kabupaten Barru yang dilaksanakan pada tanggal 9 s.d 11 April 2019 di Hotel Youtefa Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Kegiatan Kemitraan PMP  Klaster Kab. Barru meliputi Kota Parepare, Kab. Pangkep, Kab. Maros, Kab. Gowa dan Kota Makassar. Peserta uang diundang untuk mengikuti kegiatan ini sebanyak 60 orang peserta yang teridiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda, Kepala BKD, DPRD Bidang Pendidikan, Ketua PGRI, Koordinator BAN/Assessor, Koordinator Pengawas, Kepala UPTW Pendidikan, Ketua Dewan Pendidikan dan Ketua PWI masing-masing Kab./Kota.

Kegiatan diawali dengan persembahan tari dari sekolah rujukan SMPN 1 Barru, selanjutnya sambutan Kepala LPMP Sulawesi Selatan Dr. H. Abdul Halim Muharram, M.Pd., dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini menghadirkan kejaksaan,  kepolisian, dan media agar kita memiliki pemahaman yang sama terhadap partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan. Hal ini karena sekolah yang bagus mutunya adalah sekolah yg tinggi partisipasi masyarakatnya, ujarnya.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab.  Barru Dr. Ir. Abustan, M. Si yang mewakili Bupati Kab. Barru, dalam arahannya beliau menyampaikan terima kasih telah ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan kluster. Beliau juga menyampaikan beberapa kebijakan di bidang pendidikan yg diberlakukan di Kab.  Barru.  Selain dana BOS,  Pemda Barru telah mengalokasikan 7,14 M dana BOSDA untuk supporting pada kegiatan yg tidak dibiayai oleh dana BOS seperti insentif kepsek,  pembiayaan ikut lomba, insentif guru kontrak daerah, dan lain-lain yang terutama dialokasikan untuk sekolah di daerah terpencil. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari evaluasi diri sekolah dan pemetaan mutu pendidikan. Kepala dinas pendidikan juga menyatakan terima kasih karena LPMP Sulsel telah memberi supporting yang banyak terhadap pendidikan di Barru namun pemda Barru belum maksimal dalam memberi supporting kepada LPMP.  Sehingga moment ini adalah moment yg sangat tepat untuk berdiskusi ttg penjaminan mutu pendidikan karena mewujudkannya dibutuhkan sinergitas semua pihak dalam hal perencanaan kebijakan,  perumusan masalah dalam perencanaan penganggaran.  Beliau menegaskan seharusnya data hasil EDS dan pemetaan mutu pendidikan diserahkan ke DPRD dan dapat digunakan dalam menganggarkan dana utk pendidikan. Pelibatan masyarakat dalam dunia pendidikan perlu diperjelas.  Standar pendidik dan tenaga kependidikan perlu diteliti untuk kebijakan lebih lanjut.

 Selama 3 hari kegiatan, beberapa hal yang telah dihasil antara lain adanya kesepahaman program kemitraan dengan Dinas Pendidikan Kab./Kota/Provinsi terkait dengan penjaminan mutu pendidikan dan adanya rekomendasi yang dihasilkan sesuai rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di daerah masing-masing.

Close
Close